Rossi: Sia-sia Berharap pada Yamaha di Sisa Musim Ini

Rossi menyesal perpanjang kontrak

Pebalap asal Italia, Valentino Rossi mengaku bahwa dirinya tidak ingin beerharap lebih dalam tiga balapan terakhir MotoGP 2018. Menurutnya, performa motor Yamaha tidak akan mengalami perubahan sama sekali dalam tiga seri ke depan.

Setelah Marc Marquez berhasil mengunci gelar juara dunia pada MotoGP Motegi Jepang akhir pekan ini (21/10/2018), maka perhatian publik saat ini akan beralih pada perebutan gelar runner up antara Dovizioso dan Rossi.

Saat ini, kedua pebalap tersebut hanya terpaut sembilan poin di klasemen MotoGP 2018 yang masih menyisakan tiga balapan yaitu MotoGP Australia, Malaysia dan Valencia.

Meski begitu, Rossi terlihat pesimis untuk dapat merebut gelar runner up karena buruk dan tidak ada perkembangan performa pada Yamaha.

“Ini adalah potensi kami saat ini. Hal yang sia-sia jika kami berharap lebih kecuali Philip Island (Australia) yang memiliki trek yang sangat indah,” jelas Rossi seperti dikutip dari La Gazetta dello Sport.

“Pada sisa balapan nanti, saya rasa akan berjalan seperti biasanya (tidak ada peningkatan performa -red),”

Yamaha Tidak Berubah Sejak Musim Lalu

Rossi mengungkapkan bahwa tidak ada perubahan berarti pada Yamaha sejak musim lalu. Yamaha sendiri terus membuat catatan buruk mereka dengan gagal meraih kemenangan dalam 25 balapan secara beruntun.

Para pebalap Yamaha seperti Valentino Rossi, Vinales dan Johann Zarco mengaku bahwa motor mereka memiliki performa yang jauh tertinggal dari Honda dan Ducati sehingga sulit untuk bersaing dengan kedua pabrikan tersebut.

“Buat saya, pada musim lalu, saya bisa mengambil rekaman videonya dan menonton bersama dan melihat performa saya sama seperti saat ini. Hal ini karena semuanya sama seperti saat ini dan tidak ada perubahan berarti,”

“Namun, saya tidak akan pernah menyerah untuk menjelaskan hal ini.” tutupnya.

Previous Article
Next Article

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *