Ayah Lorenzo: Marquez Sengaja Ganggu Lorenzo dan Rossi

Jorge Lorenzo terbang di MotoGP Aragon

Insiden yang melibatkan Jorge Lorenzo dan Marc Marquez pada MotoGP Aragon september lalu masih terus menjadi perbincangan hangat. Kali ini giliran Ayah Jorge Lorenzo, Chicho yang kembali menyalahkan Marc Marquez.

Jorge Lorenzo yang mulai dari posisi pertama terpaksa harus mengakhiri balapan di tikungan dan lap pertama. Usai balapan, Lorenzo menuding Marc Marquez sebagai penyebab utama ia mengalami crash karena memblokir lajurnya secara agresif (Baca: Marquez merusak balapan dan kaki saya)

Namun, kedua pebalap tersebut diklaim telah berdamai. Lorenzo mengatakan bahwa Marquez telah menghubunginya secara pribadi untuk menjelaskan apa yang telah terjadi. Dan dari pernyataannya yang mengatakan bahwa dirinya sangat menghormati tindakan tersebut, maka banyak kalangan yang menyimpulkan mereka telah berdamai.

Selain itu, dalam beberapa hari terakhir Lorenzo juga mengaku berhutang serta berterima kasih kepada Marquez karena tidak menghalangi kepindahannya ke Honda (Lorenzo Berhutang pada Marquez Terkait Kepindahan ke Honda)

Karenanya, banyak kalangan yang terkejut ketika Lorenzo kembali mengungkit insiden tersebut. Bahkan kini ayah Lorenzo, Chicho Lorenzo, mengaku kecewa karena Marquez tidak mendapatkan hukuman atas aksinya di Aragon.

“Saya tidak marah meski Marquez mempertaruhkan nyawa anak saya. Marquez mengganggu Lorenzo di Aragon hingga terjatuh dan saya tidak mengerti mengapa dirinya tidak mendapatkan hukuman sama sekali,” ujar Chicho seperti dikutip dari Tuttomotoriweb.

Marquez adalah pembalap yang hebat dan mampu melakukan akselerasi dengan cepat. Ia sangat tahu apa yang sedang dilakukannya dan tentu saja insiden di Aragon sudah direncanakannya,”

Perseteruan Marquez dan Lorenzo tentu menjadi menarik bagi para penikmat MotoGP. Hal ini karena keduanya dipastikan akan menjadi rekan setim musim depan. Banyak kalangan bahwa hubungan keduanya tidak akan harmonis karena ambisi yang sama untuk meraih gelar juara dunia MotoGP.

Insiden yang terjadi di Aragon membuat ayah Lorenzo ingat dengan apa yang terjadi antara Marquez dan Valentino Rossi pada MotoGP Malaysia 2015. Menurutnya, Marquez melakukan tindakan yang membuat Rossi menjadi marah.

“Marquez telah merencanakan untuk membuat Rossi kesal di seluruh balapannya. Ia sengaja memancing Rossi untuk meledak dan itu berujung tindakan Rossi yang membuatnya terjatuh di Malaysia,”

“Rossi melihat tindakannya tersebut, ia menyentuh Marquez dengan lututnya dan kemudian menarik kakinya kesamping untuk kemudian menjatuhkannya,” tutup Chico.

Previous Article
Next Article

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *