Marquez Senang Berhasil Balas Dendam ke Dovizioso

Marc Marquez merayakan kemenangan motogp thailand

Marc Marquez mengaku gembira akhirnya berhasil membalaskan dendam kepada Dovizioso dengan melakukan overtaking pada lap terakhir MotoGP Thailand 2018.

Pebalap repsol Honda tersebut berhasil mengunci kemenangan MotoGP Thailand setelah Andrea Dovizioso sedikit melebar saat melakukan overtaking di tikungan dan lap terakhir.

“Pada akhirnya, kami berhasil membalas dendam setelah tiga kali kalah (dalam duel) dan mengubah gaya kami di duel ke empat kali ini. Strategi saat balapan kami kali ini adalah mencoba memberikan tekanan di sembilan atau delapan balapan tersisa untuk menghemat daya cengkram ban,” ucap Marquez seperti dikutip dari MotoGP.

“Saya melihat kecepatan Dovizioso cukup bagus dan saya sepertinya dapat sedikit lebih cepat darinya. Namun, saya tidak dapat melakukan overtaking karena ban depan saya mengalami overheating sehingga tidak dapat melakukan pengeraman dengan tepat,”

“Karena alasan tersebutlah maka saya memutuskan untuk melakukan serangan di akhir balapan, namun Dovi sangat pintar dengan melakukan overtaking kembali dengan cepat,”

“Dalam hati saya berkata, ok kita lihat di akhir lap nanti. Saya mencoba mengesampingkan semuanya, termasuk poin di kejuaran dan bertarung di akhir lap,” lanjutnya.

“Akhirnya kami bertukar gaya membalap. Saya mencoba gaya balap Dovi dan sebaliknya dan akhirnya berakhir manis untuk kami berdua,”

Saat ini Marc Marquez berhasil memperlebar jarak menjadi 72 angka di klasemen dari Dovizioso dan berpeluang untuk mengunci juara dunia kelima kalinya di Motegi, Jepang.

Namun pebalap asal Spanyol tersebut mengatakan bahwa Honda harus melakukan perbaikan di beberapa bagian jika ingin merayakan juara dunia di Motegi.

“Saya melihat staff jepang bekerja keras di setiap akhir pekan dan memiliki motivasi lebih ketika berada di depan bos mereka di Jepang. Sehingga kami selalu mencoba memberikan yang terbaik di semua balapan,”

“Tapi jika kami ingin mengunci gelar juara dunia di Motegi, maka setidaknya kami harus memperbaiki pada dua atau tiga kelemahan kami karena Ducati akan sangat kuat di Motegi,”

“Saya berada di belakang Dovi pada banyak lap disana dan saya melihat beberapa poin dimana dia sangat kuat sehingga jika ingin mengalahkannya di Motegi, maka kami harus memperbaiki di beberapa poin tersebut. Jika tidak, maka kami tidak akan berhasil mengalahkannya.” tutup Marquez

Previous Article
Next Article

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *