Rossi: Ducati dan Honda Belajar Dari Yamaha

Rossi vs Dovizioso

Ducati dan Honda belajar dari Yamaha dalam hal membuat karakter mesin mereka lebih halus layaknya karakter pada mesin Yamaha.

Hal tersebut diungkapkan oleh Valentino Rossi, yang saat ini terus memberikan tekanan pada tim Yamaha untuk segera memperbaiki permasalahan pada motor mereka, ketika ditanya tentang karakter mesin Honda dan Ducati yang lebih halus di musim 2018 ini.

Yamaha sendiri pernah melakukan perubahan secara radikal saat kedatangan Valentino Rossi di musim 2004, namun kemudian mereka memutuskan untuk menggunakan desain konsep Inline 4 silinder (Inline four-cylinder) yang dikombinasikan dengan mesin tipe big-bang sehingga memiliki karakter yang halus.

Namun, dengan kemenangan yang diraih Ducati dan Honda dalam semua seri MotoGP setelah Assen 2017 dengan menggunakan desain mesin V4 yang juga dikombinasikan dengan mesin tipe big-bang, maka terdapat spekulasi bahwa secara natural desain mesin V4 bekerja lebih baik dengan kondisi peralatan eletronik minimum sesuai regulasi kejuaraan MotoGP saat ini.

Lalu, dengan kondisi tersebut apakah Yamaha akan mempertimbangkan perubahan mendasar pada desain mereka?

“Bisa saja masalah yang kami alami karena permasalahan pada desain mesin ini. Jadi saya rasa Yamaha perlu memastikannya” jawab Rossi seperti dikutip dari Crash.

“Kami harus mengatakan bahwa Ducati dan Honda telah belajar dari Yamaha. Ini karena karakter Yamaha sudah halus sejak 3-4 tahun lalu dimana saat itu Ducati dan Honda memiliki karakter yang sangat agresif,”

“Sepertinya Ducati dan Honda membuat mesin mereka lebih mirip dengan karkater Yamaha. Namun, mereka memiliki desain mesin V dan kami memiliki desain Inline 4…bisa saja itu menjadi masalah, namun sejujurnya saya tidak mengetahui hal ini.”

Hal senada juga diungkapkan oleh Maverick Vinales yang mengatakan bukan posisinya dalam memberikan komentar terkait dengan desain pada mesin. Hal yang ia ketahui saat ini adalah Yamaha kehilangan cengkraman (grip) pada ban.

“Saya bukan ahli mesin sehingga tidak tahu apakah Yamaha perlu mengubah desain mesin menjadi V4 atau tidak.” jawab Vinales.

“Yang saya tahu, ketika motor memiliki grip ban maka Yamaha adalah motor terbaik untuk membalap. Namun, ketika kami kehilangan grip dan elektronik tidak dapat membantu, maka akan sangat sulit untuk melaju kencang dan menghentikan motor”

Saat ini, hanya Yamaha dan Suzuki sajalah yang menggunakan desain mesin Inline 4 silinder sementara Ducati, Honda, KTM dan Aprilia menggunakan desain mesin V4s.

Previous Article
Next Article

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *