Rossi Tolak Tawaran Jabat Tangan Marc Marquez

Rossi tolak tawaran jabat tangan Marquez

Pebalap Yamaha, Valentino Rossi mengatakan bahwa ia tidak memiliki masalah dengan Marc Marquez, namun menolak ajakan Marquez melakukan jabat tangan.

Seperti diketahui bahwa “permusuhan” kedua bintang MotoGP mulai memanas di MotoGP Sepang dimana Rossi mengklaim Marc Marquez menggangunya dalam balapan dan upaya meraih gelar juara dunia. Marquez sendiri akhirnya terjatuh dan mengatakan bahwa penyebabnya adalah karena tendangan Rossi.

Mereka kemudian dapat melupakan masalah tersebut dan berdamai di MotoGP Cataluna 2016. Namun, permusuhan keduanya kembali muncul setelah Marc Marquez menjatuhkan Rossi di gelaran MotoGP Argentina musim ini.

Ketika ditanya tentang pendapat tentang pernyataan Marquez di media ingin berdamai denganya, The Doctor menjawab:

“Saya mendengar ini (melalui media), tapi saya tidak tahu…ini terlihat sedikit aneh karena faktanya kami tidak memiliki masalah,”

“Jadi saya tidak tahu kenapa kami harus berdamai. Bagi saya, ini tidak masalah.” jawab Rossi ketika ditanya media pada konferensi MotoGP Misano.

Melanjuti komentar tersebut, Rossi dan Marquez kemudian ditanya apakah keduanya akan kembali berjabat tangat seperti sebelumnya?

“Adalah hal yang bagus buat saya (Rossi mengatakan tidak ada masalah) dan tentu saja jika hal tersebut tidak masalah untuknya, maka tidak ada masalah untuk saya..”

Pebalap Spanyol tersebut kemudian menawarkan jabat tangat di depan para awak media, namun Rossi menolak melakukannya. Ia kemudian tersenyum dan menggelengkan kepalanya dan mengatakan:

“Kami tidak perlu berjabat tangan. Kami tidak memilki masalah.”

Respon dari Rossi tersebut cukup mengejutkan dan tentu akan menjadi bumbu pemanas dalam gelaran MotoGP Misano pekan ini (Lihat: Jadwal MotoGP San Marino Misano).

Update: Rossi menejelaskan tindakannya tersebut ketika ditanya media Italia

“Saya meminta maaf atas situasi ini dan ini bagi saya seperti pada adegan Blues Brothers dimana John Belushi memasuki gereja dan melihat cahaya, mungkin itu karena Marc Marquez bertemu dengan Paus. Saya minta maaf (jika tindakan saya salah), tapi saya bisa memutuskan apa yang harus saya lakukan. Pada akhirnya, kami hanya pebalap dan hubungan personal kami tidaklah penting sama sekali karena hanya akan menyangkut kami berdua.

Kami adalah dua pebalap jadi mari untuk membalap bersama-sama dan yang paling penting adalah untuk selalu tetap tenang dan melakukan pekerjaan kita dengan baik. Selebihnya adalah buang-buang waktu saja untuk membicarakannya…”

“Tidak ditulis dimanapun bahwa kita harus pergi makan malam.” sindir dan tutup Rossi seperti dikutip dari Crash.net

Marquez kemudian ditanya tentang perasaannya ketika menjadi juara di lintasan dimana terdapat banyak pendukung Rossi dan menjawab:

“Saya hanya merasa bahwa saya adalah pemimpin kejuaraan dan membalap dengan baik. Saya merasa berada di dalam kondisi yang manis” balas Marquez.

Berikut adalah video detik-detik terjatuhnya Rossi akibat senggolan Marc Marquez di MotoGP Argentina 2018.

Previous Article
Next Article

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *