Marc Marquez Ingin Berdamai dengan Rossi

Marc Marquez ingin berdamai dengan Rossi

Pemuncak klasemen sementara MotoGP 2018, Marc Marquez melakukan interview dengan Sky Sport MotoGP menjelang MotoGP San Marino Misano akhir pekan ini (Lihat Jadwal MotoGP San Marino 2018).

Salah satu yang menjadi fokus dalam interview tersebut adalah hubungannya dengan Valentino Rossi dikabarkan semakin memburuk.

“Saya ingin sekali berdamai dengannya, saya tidak memilki masalah dengan Valentino (Rossi),” ungkap Marquez seperti dikutip dari MotoGP.com

“Di Argentina, semuanya terlihat lebih tenang. Saya membuat sebuah kesalahan yang akhirnya menyebabkan nasib buruk buat Rossi. Saya juga langsung berusaha untuk meminta maaf kepadanya.”

Marquez kemudian ditanya tentang pendapatnya terkait dengan “ejekan” para penonton yang umumnya datang dari para penggemar Rossi.

“Apakah ejekan tersebut mengganggu saya? Tidak, namun tentu saja saya tidak menyukainya karena kami berada dikecepatan 300km/jam dan mengambil resiko setiap kali berada di atas motor.”

“Ini seperti pertandingan sepakbola. Saya penggemar Barcelona, tapi ketika Real Madrid bermain lebih bagus maka saya berikan tepuk tangan kepada mereka yang layak untuk mendapatkan poin tiga angka.”

“Jika Anda adalah penggemar MotoGP, maka seharusnya Anda suka melihat serunya overtake di lintasan, bukan pebalapnya. Saya selalu meminta para penggemar saya untuk menghormati semua pebalap.”

Interview Marc Marquez tersebut akhirnya menjadi topik pembahasan di konferensi pers MotoGP San Marino Misano yang berakhir penolakan Valentino Rossi untuk melakukan jabat tangan dengannya (Baca: Valentino Rossi Tolak Tawaran Jabat Tangan Marquez).

Sebelumnya, hubungan kedua pebalap tersebut memanas dimulai pada MotoGP Sepang Malaysia dimana Rossi menuding Marquez selalu menganggunya di lintasan. Balapan di Malaysia berujung senggolan antar kedua pebalap dan menyebabkan Marquez terjatuh.

Berikut video duel Rossi vs Marc Marquez di MotoGP Sepang Malaysia.

Marquez kemudian menuduh Rossi melakukan tendangan pada motornya dan menyebabkan terjatuh meski dari semua sisi kamera tuduhan tersebut tidak terbukti. Hubungan keduanya sempat membaik di MotoGP Cataluna 2016 dan kembali memburuk semenjak insiden MotoGP Argentina musim ini.

Previous Article
Next Article

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *